SUKSESKAN PENERAPAN E-KTP DI KABUPATEN CIAMIS DENGAN DATANG LANGSUNG KE TEMPAT PELAYANAN MULAI BULAN OKTOBER 2011, DENGAN MEMBERIKAN DATA YANG AKURAT

Perubahan Nama

I. DASAR HUKUM
Perda No. 5 tahun 2007 tentang Perubahan Kedua Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 11 Tahun 2001 tentang Retribusi Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Akta Catatan Sipil

II. KETENTUAN UMUM
Permendagri No. 28 tahun 2005 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendaftaran dan Pencatatan Sipil di Daerah

III. PERSYARATAN
1. Kutipan akta kelahiran ;
2. Fotocopy Kartu Keluarga dan KTP;
3. Bagi orang asing dilengkapi dengan foto copy dan menunjukan aslinya :
a. Dokumen Imigrasi;
b. STLD dari Kepolisian;
c. Surat Keterangan dari Perwakilan Negara yang bersangkutan;
4. Bagi pemohon orang asing tinggal terbatas membawa SKTT ;
5. Penduduk orang asing tinggal tetap membawa KK dan KTP ;
6. Keputusan Menteri Kehakiman (bagi perubahan nama keluarga) ;
7. Salinan Penetapan Pengadilan Negeri (bagi perubahan nama kecil);
8. Keputusan Menteri Kehakiman (bagi perubahan nama keluarga);
9. Surat kuasa bermaterai Rp. 6.000,- bagi yang dikuasakan.

IV. PROSEDUR PELAYANAN
1. Pemohon datang ke Disdukcapil dengan mengisi pelaporan perubahan nama (F-2.21) dengan melampirkan persyaratan;
2. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meneliti persyaratan-persyaratan tersebut;
3. Proses pencatatan pinggir, penerbitan dan penandatanganan register dan kutipan akta;
4. Penyerahan kutipan akta.

V. BIAYA
Rp.42.500,-
Rp.75.000,- (terlambat pelaporannya).

VI. WAKTU PENYELESAIAN
-

VII. LOKASI PENGURUSAN
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis

2 komentar:

  1. akta kelahiran pertama diterbitkan di kab. ciamis, bagaimana bila telah pindah alamat lain kabupaten?

    BalasHapus
  2. saya ingin melegalisir akta kelahiran anak saya yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa arab untuk keperluan persyaratan yang diminta kedubes arab saudi untuk di proses dalam rangka kepergian kami ke negara tersebut untuk ikut suami yang bekerja di sana, kenapa catatan sipil ciamis menolak melegalisir dengan alasan tidak punya penerjemaah untuk memahami isi akta tersebut? dan sudah setengah tahun kepergian saya tertahan karena itu. apa saya harus pindah wilayah dulu ke tempat yg catatan sipil nya punya penerjemah? kenapa serumit itu? dan satu-satunya alasan saya tidak bisa mendampingi suami adalah karena catatan sipil kab. ciamis tidak mau melegalisir akta anak saya...ironis!

    BalasHapus